YANG SEDANG MATI RASA,
BUKA HATIMU UNTUK SESEORANG YANG BARU
Mati rasa bisa diartikan sebagai suatu keadaan dimana kita sudah tidak dapat merasakan lagi yang namanya cinta, entah jatuh cinta, patah hati, sakit hati, bahagia (karena cinta). Mati rasa ini biasanya terjadi pada orang yang benar-benar sudah tak percaya lagi sama yang namanya cinta, dalam kurun waktu tertentu tergantung dari kadar sakit yang dirasa. Mati rasa biasanya disebabkan karena, sering dikecewakan, sering dihianati, sering patah hati karena cinta, ataupun hal-hal yang prinsip banget. Mati rasa bisa yang berkepanjangan bisa berpotensi trauma dalam menjalani kisah cinta yang baru. Sesuai namanya “mati rasa”, kita susah untuk ngerasaain rasanya suka, naksir, atau jatuh cinta lagi dengan alasan males atau takut tersakiti lagi. Tapi ada untungya sih jadi gak bisa galau-galauan
Kamu mungkin pernah terluka, hingga hatimu mati rasa. Mati rasa, ketika kamu sulit untuk menerima orang baru yang coba mendekatimu. istilah cinta, sayang, dan bahkan kamu muak liat mereka yang tengah berduaan. Luka yang dia tinggalkan mungkin begitu membekas dihatimu. Sampai-sampai kamu berpikiran kalau semua orang itu sama dengannya.
Tapi, tahukah kamu selalu ada alasan untukmu kembali percaya pada cinta. Masih ada alasan untuk kembali menata hati yang sudah terlanjur berantakan.
Dia yang mendua dan meninggalkanmu tanpa alasan atau kalian masih pacaran dengannya namun tak pernah dihargai. Di saat cintamu padanya tengah memuncak dan hangat-hangatnya. Hatimu seketika hancur berantakan, detik itu kamu memutuskan untuk tidak lagi percaya pada cinta. Tapi sadarkah kamu bahwa luka sebenarnya menguatkanmu? Luka mengajarkanmu artinya menerima. Menerima bahwa terkadang Tuhan punya rencana lain untukmu. Mungkin ini cara Tuhan memisahkanmu dengan dia, yang tidak ditakdirkan untukmu. Pada akhirnya patah hati menjadikanmu pribadi yang lebih tegar. Hanya saja kamu belum menyadarinya.
Patah hati membuatmu menutup diri. Ketika seseorang mencoba mendekatimu dengan tulus, kamu justru menjauhinya dan mementingkan dia yang tidak pernah menghargaimu dan kamu justru menganggap semuanya akan menyakitimu. Memang benar, tidak mudah untuk kembali percaya pada cinta setelah kamu tersakiti. Kamu hanya perlu sedikit waktu untuk menata hati. Dan bukan berarti kamu harus menjauh ketika ada seseorang yang mencoba mendekatimu. Berilah dia, seseorang yang baru kesempatan untuk mengisi ruang di hatimu. Tidak semua orang sama dengan dia yang pernah menyakitimu. Kalau menjalin hubungan dengan seseorang yang baru dirasa terlalu berat buatmu, setidaknya kamu bisa berteman dengannya. Karena mengingat luka hanya akan membuatmu tersiksa.
Ada kalanya kamu akan merasa semacam mati rasa, semacam kehilangan selera untuk mencintai, semacam tidak butuh lagi pada cinta dan tidak bisa jatuh cinta lagi. Karena pernah disakiti hingga berada dititik terpuruk paling dalam.
Apakah kamu merasakan hal-hal ini: takut akan komitmen,takut akan janji yang hanya sebatas omong kosong, dan skeptis dengan perhatian lawan jenis? Bisa jadi ini pertanda hatimu yang sudah terlalu lama tersegel. Kamu sengaja menutup diri karena khawatir terluka lagi. Hei, tahukah kamu kalau hati yang terlalu lama tersegel bisa lumutan? Ini juga yang bikin kamu jadi skeptis. Cobalah untuk membuka diri jika ada seseorang baru yang mendekatimu.
Kamu memang paling bisa mengisi kesendirianmu. Bagimu ga ada salahnya nonton bioskop sendirian. Tak perlu mengajak atau menunggu diajak sama lawan jenis. Bahkan jalan-jalan sendirian punya kenikmatan sendiri buatmu. Karena kamu jadi punya banyak waktu untuk diri sendiri. Tapi kamu ga bisa memungkiri kalau kebahagiaanmu saat ini belum lengkap. Terkadang ada kalanya kamu merindukan saat-saat berbagi kisah dengan seseorang yang kamu sebut pacar. Atau sekeder menceritakan hal hal kecil darimu.
Tapi diSaat itu kamu mungkin ada pada titik kelelahanmu dimana kamu pernah memperjuangkan tapi tetap kehilangan. Perasaan seperti mati rasa itu ada entah karena mungkin kamu sedang ada pada titik kelelahanmu dimana kamu pernah memperjuangkan tapi tetap kehilangan, dimana kamu pernah memperjuangkan seseorang sampai sebegitunya tapi orang itu tidak mau untuk diperjuangkan.
Karena terlalu seringnya dikecewakan oleh seseorang yang kamu perjuangkan kamu pun seolah kehilangan hati untuk jatuh cinta kembali. Kamu merasa hatimu sudah tidak bisa lagi berdebar jika dekat dengan orang-orang yang mencintaimu.
Kamu harus Jatuh cinta dengan orang baru lagi dengan begitu segala luka yang tertinggal akan tergantikan dengan moment indah bersama seseorang yang baru. Karena obat patah hati adalah dengan jatuh cinta lagi. Ketika jatuh cinta lagi, kamu jangan berpikir tentang akhirnya. Entah kamu akan jadian atau enggak dengannya, nikmati saja perasaannya. Setidaknya hari-harimu akan lebih berwarna dengan jatuh cinta.

0 Comments:
Posting Komentar